Kocak, Gendong Anak Kecil Sambil Ngelawak, Komeng Digetok Pakai Serok Gorengan

1/8"Getok nya pake palu dek," tulis Chika Jessica. "Kurang kenceng dek tabok ampe robek mulut bawelny," tulis Rieke Diah Pitaloka. "Komeng emang raja di...

Ini Beauty Hacks yang Berbahaya (Bagian 1)

ZETIZEN RADAR CIREBON – Banyaknya informasi mengenai serba-serbi dunia kecantikan, termasuk tips-tips beauty hacks juga bertebaran. Namun, perlu kamu ketahui tidak semua beauty hacks...

15 Artis Tak Kalah dengan ABG, Tetap Cantik dan Menawan di Usia 50 Tahun Lebih – Fimela.com

15 Artis Tak Kalah dengan ABG, Tetap Cantik dan Menawan di Usia 50 Tahun Lebih  Fimela.com Kredit: Tautan sumber

7 Cara Memancarkan ‘Inner Beauty’ Bagi Kaum Hawa

KABAR BANTEN – bagi kaum hawa menjadi cantik tidak hanya dalam...

Hati-hati! Dokter Boyke Melarang Berhubungan di Bathtub, Ini Alasannya! – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS tidak menyarankan wanita hamil melakukan hubungan ala suami istri saat mandi.Sebab, menurut Boyke, hal...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ilustrasi COVID-19. Foto: diambil dari pixabay

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus positif covid-19 kini terus meningkat pascalibur Natal dan Tahun Baru. Satgas penanganan Covid-19 meminta warga selalu menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, dr. Sonny Harry B Harmadi mengatakan, tren ini terjadi sejak tahun lalu setiap kali ada libur panjang. Terlebih saat ini klaster yang paling banyak adalah klaster keluarga.

Berdasarkan catatan Satgas, lebih dari 40 persen penularan di Jakarta terjadi di keluarga. Ini bisa terjadi karena masyarakat kurang disiplin dalam menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak saat berada di dalam rumah.

Karena itu, Sonny menilai, harus ada norma baru yang diterapkan masyarakat di masa pandemi ini yaitu saling melindungi. Contohnya, ketika memang harus berkunjung ke rumah kerabat atau saudara tetap harus menggunakna masker dan juga menjaga jarak.

“Saya melakukan ini ketika berkunjung ke rumah ayah saya. Saya bersama anak dan istri selalu memakai masker dan juga face shield. Awalnya ayah saya sulit untuk menerima hal ini karena dianggap kami takut tertular,” kata Sonny dalam diskusi virtual yang digelar Katadata dengan tema Meredam Penyebaran Covid-19 di Klaster Keluarga, Jumat (8/1/2021).

“Padahal bukan itu, justru kami sekeluarga yang takut menularkan karena itu kami tetap menjalankan protokol kesehatan. Jadi harus ada norma baru di masyarakat di masa pandemi ini yaitu melindungi dan dilindungi,” sambungnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Perlu Norma Baru Cegah Penyebaran Covid-19 – FAJAR 1

Perlu Norma Baru Cegah Penyebaran Covid-19 – FAJAR

\