9 Lagu yang Populer Di Tahun 2020

List lagu populer 2020 Indonesia didominasi oleh musik yang easy listening. Dibandingkan dengan lagu yang berasal dari mancanegara, lagu populer Indonesia tak kalah menarik....

15 Rekomendasi Drama Korea yang Wajib Ditonton

Pada tahun 2020 ini, banyak sekali actor dan actress senior yang comeback alias main drama lagi setelah sekian lama vakum. Contohnya, Kim Tae-hee. Aktris...

Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat Dalam Waktu Singkat

Memiliki jerawat pada wajah tentu menjadi hal yang tidak diinginkan oleh setiap perempuan. Segala cara menghilangkan jerawat dilakukan untuk mendapat wajah yang bersih tanpa...

Park Seo Joon Tidak Minum Air Seharian, Untuk Memaksimalkan Proses Syuting

Lama tak terdengar kabarnya, Park Seo Joon akhirnya muncul kembali di layar kaca. Drama terakhir yang ia bintangi adalah “Itaewon Class” yang sudah tayang...

Mau Cantikmu Semakin Maksimal? Kamu Wajib Punya 3 Beauty Tools Ini

AKURAT.CO Sadar gak sih, terkadang Kamu suka melewatkan beberapa hal untuk menunjang penampilanmu karena waktu yang mepet? Nah kalau Kamu termasuk kedalam golongan ini, maka harus...

11 Anime Paling Direkomendasikan dengan Peringkat Tertinggi

Kalau Anda sedang dilanda kejenuhan dan tidak tahu harus melakukan apa mungkin menonton anime bisa jadi pilihan. Para fans beralasan menggilai serial kartun asal...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Melihat banyaknya tanaman lokal di Sulawesi selatan, membuat salah satu dosen Dosen farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencoba memanfaatkan hal tersebut.

Ia mengumpulkan beberapa tanaman dan meneliti. Alhasil dari penelitian terhadap tumbuhan ini, didapati mengandung banyak manfaat. Tanaman ini kemudian diracik menjadi jamu teh celup.

Dosen farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus peracik tanaman lokal jadi Jamu, A Mumtihanah Mursyid mengatakan tanaman ini dibuat jamu teh celup beberapa bulan lalu.

Kemudian sejak Oktober dilakukan pengabdian masyarakat yang diadakan di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

“Jadi jamu teh celup dari tanaman lokal ini memiliki khasiat obat diabetes, kolesterol, hipertebsi dan asam urat. Cara minumnya seperti membuat teh pada umumnya,”tuturnya.

Tak sekedar memperkenalkan kepada masyarakat, namun juga dilakukan pelatihan kepada warga.Pelatihannya mulai dari pengolahan bahan, pembuatan teh celup, pengemasan, hingga cara penyiapan (pengesahan) dan cara mengkonsumsi.

“Teh jamu instan ini bentuk sediaan jamu yang praktis penyiapannya untuk dikonsumsi dan pembuatannya juga murah, tidak membutuh kan bahan tambahan kimiawi sehingga mudah untuk dibuat dan diproduksi masyarakat,”ucapnya.

Stabilitas produk juga dapat bertahan tanpa bahan pengawet asalkan kadar air dalam daun teh kurang dari 3 persen.(wis/fajar)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Manfaatkan Tumbuhan Lokal Jadi Jamu Teh Celup – FAJAR 1

Manfaatkan Tumbuhan Lokal Jadi Jamu Teh Celup – FAJAR

\