Buka Puasa dengan Teh Panas Bisa Menyebabkan Penyakit Kanker? – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Berdasarkan data dari berbagai sumber, teh merupakan salah satu minuman yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia. Dan di bulan Ramadhan seperti...

Tiga Waktu yang Tepat Berolahraga saat Puasa – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Berpuasa bukan halangan menjaga kebugaran melalui latihan fisik maupun berolahraga. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yakni pemilihan waktu...

Urutan Tepat Menggunakan Produk Perawatan Wajah Menurut Pakar Kecantikan

Perawatan siang hari harus diarahkan untuk melindungi dari matahari dan polusi. Seperti antioksidan, pelembap, dan tabir surya. Bersihkan wajah di pagi hari, lalu oleskan krim...

Skincare Korea Jadi Sorotan, Klaim Pakai Botol Kertas Ternyata Plastik

Label skincare asal Korea, jadi sorotan karena sebut pakai botol kertas padahal plastikKosmetik dengan bahan dan kemasan ramah lingkungan saat ini tengah digaungkan banyak...

Lip Cream Hilang saat Kamu Makan? Sarita Beauty Solusinya

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream menjadi item yang tidak boleh ketinggalan saat kamu ber-makeup....

Clara Bernadeth Akui Dulu Ogah Terjun ke Dunia Entertainment, Casting Pertama Ubah Hidupnya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Clara Bernadeth sempat beberapa kali menolak ajakan orangtuanya untuk terjun ke dunia entertainment. bahkan yang aktif casting dari satu...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Melihat banyaknya tanaman lokal di Sulawesi selatan, membuat salah satu dosen Dosen farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencoba memanfaatkan hal tersebut.

Ia mengumpulkan beberapa tanaman dan meneliti. Alhasil dari penelitian terhadap tumbuhan ini, didapati mengandung banyak manfaat. Tanaman ini kemudian diracik menjadi jamu teh celup.

Dosen farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus peracik tanaman lokal jadi Jamu, A Mumtihanah Mursyid mengatakan tanaman ini dibuat jamu teh celup beberapa bulan lalu.

Kemudian sejak Oktober dilakukan pengabdian masyarakat yang diadakan di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

“Jadi jamu teh celup dari tanaman lokal ini memiliki khasiat obat diabetes, kolesterol, hipertebsi dan asam urat. Cara minumnya seperti membuat teh pada umumnya,”tuturnya.

Tak sekedar memperkenalkan kepada masyarakat, namun juga dilakukan pelatihan kepada warga.Pelatihannya mulai dari pengolahan bahan, pembuatan teh celup, pengemasan, hingga cara penyiapan (pengesahan) dan cara mengkonsumsi.

“Teh jamu instan ini bentuk sediaan jamu yang praktis penyiapannya untuk dikonsumsi dan pembuatannya juga murah, tidak membutuh kan bahan tambahan kimiawi sehingga mudah untuk dibuat dan diproduksi masyarakat,”ucapnya.

Stabilitas produk juga dapat bertahan tanpa bahan pengawet asalkan kadar air dalam daun teh kurang dari 3 persen.(wis/fajar)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Manfaatkan Tumbuhan Lokal Jadi Jamu Teh Celup – FAJAR 1

Manfaatkan Tumbuhan Lokal Jadi Jamu Teh Celup – FAJAR

\