Usai Bercinta, Pasutri Jangan Langsung Mandi, Sangat Penting Lakukan Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS mengingatkan pasangan suami istri (pasutri) agar tidak langsung membersihkan diri setelah bermain cinta.Pesohor asal...

Donnie Sibarani Rilis Debut Album Keajaiban Cinta

JawaPos.com – Donnie Sibarani merilis album solo perdana usai hengkang dari Ada Band sekitar 2017 silam. Debut albumnya berjudul Kejaiban Cinta dengan 10 single...

Arawinda Kirana, Aktivis yang Pernah Tertolak

Ara –sapaan akrab Arawinda Kirana– terbilang baru di industri perfilman. Sebelum Yuni, aktris yang terjun ke dunia seni peran dan tari sejak usia 6...

Suami Wajib Tahu! Ini Sejumlah Fakta Seputar Puncak Kepuasan Wanita – FAJAR

Minggu, 17 Oktober 2021 16:14 fajarNEWS Muhammad Nursam ...

Melihat Tampilan Beauty Backstage Spring-Summer 2022 Chanel

Chanel pancarkan kecantikan alami dengan tampilan riasan pantai yang halus, yang terinspirasi oleh pakaian renang dan nuansa pastel dalam koleksinya. Tidak lama ini, Chanel baru...

Pinkprint Team, Girlband Seksi Ala The Pussycat Dolls dari Bali

Pinkprint Team sendiri merupakan girlband yang berada di bawah naungan Splendid Asia dan diproduseri oleh KC itu memang cenderung berkonsep seksi. Ranahnya mengarah ke...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Para penyintas Covid-19 bisa mengalami efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang lebih berat jika divaksinasi. Para ahli pun mengumpulkan data dan membuktikan apakah hal ini benar fakta atau sugesti dan mitos semata.

Dilansir dari ABC4, Selasa (27/4), Dokter Penyakit Menular di Intermountain Healthcare Dr. Eddie Stenehjem, mengatakan, ada beberapa data observasi bahwa mereka yang pernah menderita Covid-19 menjadi cukup bergejala setelah dosis pertama suntikan Covid-19. Di sisi lain, kebanyakan orang yang belum menderita Covid-19, tak mengalami efek samping saat dosis pertama.

“Penyintas, mungkin lengannya sakit. Dan kemudian pada suntikan kedua, mereka bisa bergejala dengan demam, menggigil, seperti merasa lesu,” katanya.

Mengapa itu bisa terjadi? Dia mengatakan ini terjadi karena, bagi mereka yang pernah menderita Covid-19, suntikan pertama itu sebenarnya adalah suntikan pendorong. Maka, tak heran jika terasa bergejala.

“Dan itu sangat normal,” kata Dr. Stenehjem seperti juga dijelaskan dalam New England Journal of Medicine.

“Ada beberapa data dan banyak orang membicarakan hal ini,” tambahnya.

“Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali setelah menerima vaksin,” kata dia.

Ahli dari Division of Infectious Diseases di University of Utah Health Emily Spivak mengatakan hal yang sama. Dia mengatakan bahwa data yang diterbitkan menunjukkan bahwa orang yang pernah menderita Covid-19 sebelum menerima vaksin, mengalami peningkatan tingkat efek samping lokal atau sistemik seperti demam, kedinginan, nyeri otot, kelelahan, dan sakit kepala setelah dosis vaksin pertama dibandingkan mereka yang belum.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Menurut Ahli, Penyintas Covid-19 yang Divaksinasi Memiliki Efek Lebih Berat – FAJAR 1

Menurut Ahli, Penyintas Covid-19 yang Divaksinasi Memiliki Efek Lebih Berat – FAJAR

\